Random Gallery

Mercusuar Sambilangan

Taman Dayu Pandaan

RM Cianjur

Taman Dayu Pandaan

RM Cianjur

RM Cianjur

Om Subari

You are here: Cangkir.com - 1st East Java Automotive Forum » UMUM » Lalu Lintas » SEKARANG BELOK KIRI GA BOLEH LANGSUNG
Pages: [1]
  Print  
Author Topic: SEKARANG BELOK KIRI GA BOLEH LANGSUNG  (Read 1062 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
Lurah
**
Posts: 795
« on: 22 Oct 2009, 09:33 »


Rabu, 21/10/2009 12:40 WIB
Belok Kiri Langsung, Didenda Rp 250 Ribu
E Mei Amelia R - detikNews


Jakarta - UU No 22 Tahun 2009 mengubah peraturan belok kiri dalam lalu lintas. Semula, aturan belok kiri boleh langsung, namun dengan UU baru tersebut, aturan belok kiri langsung dicabut.

"Sekarang tidak boleh langsung belok kiri," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Condro Kirono kepada wartawan, Rabu (21/10/2009).

Bagi pelanggar, kata Condro, polisi akan menindak tegas pelaku pelanggaran. "Akan ditilang dan dikenakan denda sebesar Rp 250 ribu," tegas Condro.

Aturan tersebut, lanjut Condro, memang belum disosialisasikan kepada masyarakat. Namun dalam waktu dekat, katanya, aturan tersebut akan segera diterapkan di lapangan.

"Segera, dalam waktu dekat kita akan lakukan sosialisasi," ungkapnya.

Saat ini beberapa plang yang bertuliskan 'Belok Kiri Langsung' masih terpasang di beberapa ruas jalan. "Nanti kita akan coba koordinasi dengan instansi terkait untuk segera mencabut plang tersebut," tandasnya.

(mei/nrl)
 

regards,


---  Udien  ---
Logged

Pioneer DEH P80RS, Rockford T10001Bd, Agako XT4080, Kicker L7 12", Vifa Midrange, Ribbon Tweeter Agako, Midbas Ads, 2 Mass Engineering Cap Bank, Stinger Wiring's
Warga
*
Posts: 125
« Reply #1 on: 22 Oct 2009, 10:15 »

terimakasih infonya om ...
daripada buang duit 250 rebu ...
mending beli dawet, bisa buat renang  Grin
Logged
Lurah
**
Posts: 795
« Reply #2 on: 22 Oct 2009, 11:46 »


 Ya itulah kalau suatu kebijakan tidak direncanakan dengan matang
 seolah olah hanya mengejar target yang penting ada perubahan...
 sehingga suatu peraturan sering berubah sesuai dengan selera pejabatnya.

 Menurut ane belok kiri langsung masih diperlukan untuk kawasan dan lokasi
 tertentu dan saya kira lebih efektif daripada semua harus berhenti sehingga
 memerlukan tambahan waktu untuk mencapai suatu tujuan dan menambah
 kemacetan untuk lokasi tertentu yang pada ujung2nya ngabisin BBM dan
 jadi ekonomi biaya tinggi..

 Mungkin temen2 punya pengalaman atau setidaknya punya argumen yang
 mendukung mengapa kebijakan itu dikeluarkan....

 Okeh.
 Salam Borneo

Logged

Pioneer DEH P80RS, Rockford T10001Bd, Agako XT4080, Kicker L7 12", Vifa Midrange, Ribbon Tweeter Agako, Midbas Ads, 2 Mass Engineering Cap Bank, Stinger Wiring's
Warga
*
Posts: 125
« Reply #3 on: 22 Oct 2009, 14:58 »


 -cut-
Menurut ane belok kiri langsung masih diperlukan untuk kawasan dan lokasi
 tertentu dan saya kira lebih efektif daripada semua harus berhenti sehingga
 memerlukan tambahan waktu untuk mencapai suatu tujuan dan menambah
 kemacetan untuk lokasi tertentu yang pada ujung2nya ngabisin BBM dan
 jadi ekonomi biaya tinggi..
-cut-


Sepakat om!
Logged
Lurah
**
Posts: 532
« Reply #4 on: 22 Oct 2009, 16:11 »

kapan disosialisasikannya??? lewat apa???
takutnya masyarakat banyak yg gak tau, tau2 kena tilang 250rb atau ***** (sensor), kan payah juga....
Logged
Warga
*
Posts: 34
« Reply #5 on: 23 Oct 2009, 05:51 »

masih tetep boleh "langsung" koq om....
tapi langsung ditilang...he..he..

 
Logged
Warga
*
Posts: 16
« Reply #6 on: 23 Oct 2009, 08:25 »

Katanya sih biar meberi kesempatanpejalan kaki buat nyebrang.......kalo jalan terus kan yg mau nyebrang susah...nggak ada kesempatan kecuali nunggu sepi...
Kalo masalahnya itu sih menurutku liat2 kondisi per4an ato per3annya...kl emang sepi kenapa nggak boleh langsung aja... Roll Eyes
kalo rame mungkin bisa diakalin di kasih lampu merah tp waktunya nggak selama yg jalan terus ato belok kanan....piss Grin
Logged
Pages: [1]
  Print  
 
Jump to: